Ketamakan Yang Merusak Kehidupan
Seseorang akan menginginkan sesuatu yang lebih ketika mereka sudah
mendapatkan sesuatu yang banyak namun akan lain kejadiannya apabila seorang
tersebut memiliki susautu yang sedikit, dengan memiliki sesuatu yang banyak
maka nafsu akan meminta lagi, lagi dan lagi sampai melakukan sesuatu yang
dilarang oleh Allah Swt.
Apabila seseorang hanya memiliki sesuatu yang sedikit maka yang
akan timbul hanyalah rasa syukur dari dirinya kepada Allah Swt,
contoh : Ini terjadi dalam kehidupan saya sendiri, saya adalah
orang pelajar yang merantau ke laur daerah, pada suatu saat saya menerima kiriman
uang dari orang tua namun saat saya menerima kiriman tersebut nafsu saya ketamakan
bangkit yang awalnya saya merasa cukup dengan apa yang telah saya miliki akan
tetapi saya menginginkan lagi, lagi, dan lagi untuk membeli semua yang saya
inginkan walaupun yang saya beli tersebut belum tentu saya butuhkan.
Saya pernah
mendengar Hadits yang dibacakan oleh seorang ustazd yaitu Dari Ibnu ‘Abbas, ia
berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَوْ أَنَّ لاِبْنِ آدَمَ وَادِيًا مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ
أَنْ يَكُونَ لَهُ وَادِيَانِ ، وَلَنْ يَمْلأَ فَاهُ إِلاَّ التُّرَابُ ،
وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ
“Seandainya seorang anak Adam memiliki satu lembah emas, tentu ia menginginkan dua lembah lainnya, dan sama sekai tidak akan memenuhi mulutnya (merasa puas) selain tanah (yaitu setelah mati) dan Allah menerima taubat orang-orang yang bertaubat.” (Muttafaqun ‘alaih. HR. Bukhari no. 6439 dan Muslim no. 1048)
pelajaran yang dapat diambil dari penjelasan di atas adalah tetap menjadi orang yang zuhud didunia walaupun sudah memiliki apa yg diinginkan, dan janganlah kita mudah terhasut oleh nafsu ketamakan. Sebagai makhluk yang berakal sehat maka gunakanlah akal tersebut hanya kepada Allah dan bukan kepada yang selain mengikuti perintah Allah Swt.

Komentar
Posting Komentar