Rezeki, Jodoh dan Maut adalah Janji Allah
Ada tiga hal yang sudah Allah tentukan dan itu pasti akan didapati oleh setiap insan.
1. Rezeki
2. Jodoh
3. Kematian
1. Rezeki
2. Jodoh
3. Kematian
Rezeki, poin ini sangat banyak dari manusia yang mengkhawatirkannya, sebenarnya sangat mustahil rezeki kita tertukar dengan rezeki orang lain. Akan tetapi disini Allah menuntut kita untuk terus berusaha dan berusaha. Karena, tidaklah Allah cabut nyawa seorang manusia sebelum ia menikmati seluruh rezeki yang telah Allah jatahkan kepadanya.
Kemudian Jodoh, adalah sebuah misteri kehidupan yang membuat galau banyak dari kalangan remaja. Padahal, ini bukanlah hal yang terlalu perlu untuk dikhawatirkan. Karena Allah cuma menuntut kita untuk berusaha sehingga bermodal. Baik dari bermodal mempunyai ekonomi yang mapan sampai mempunyai pribadi yang beriman.
Yang terakhir Kematian, sebenarnya inilah yang sangat-sangat perlu dikhawatirkan oleh setiap insan, ini yang paling ngeri. sebenarnya bukan matinya, tapi keadaan kita setelah mati itu yang harus dikhawatirkan. Karena ini berkenaan dengan kehidupan setelah dunia dan kekal. Sehingga, disini dibutuhkan persiapan yang sangat extra untuk menjumpai dia. Abu bakar ash-shiddiq berkata : sesiapa yang memasuki alam kubur tanpa amalan, maka ia seperti orang yang memasuki lautan tanpa sampan. Ingat, ini baru Alam kubur!!!Maka,sangatlah beruntung bagi mereka yang meletakkan kekhawatiran hatinya terhadap kematian dan mati-matian mempersiapkannya.Sungguh, ini sebenar-benarnya perkara untuk dikhawatirkan.
Kemudian Jodoh, adalah sebuah misteri kehidupan yang membuat galau banyak dari kalangan remaja. Padahal, ini bukanlah hal yang terlalu perlu untuk dikhawatirkan. Karena Allah cuma menuntut kita untuk berusaha sehingga bermodal. Baik dari bermodal mempunyai ekonomi yang mapan sampai mempunyai pribadi yang beriman.
Yang terakhir Kematian, sebenarnya inilah yang sangat-sangat perlu dikhawatirkan oleh setiap insan, ini yang paling ngeri. sebenarnya bukan matinya, tapi keadaan kita setelah mati itu yang harus dikhawatirkan. Karena ini berkenaan dengan kehidupan setelah dunia dan kekal. Sehingga, disini dibutuhkan persiapan yang sangat extra untuk menjumpai dia. Abu bakar ash-shiddiq berkata : sesiapa yang memasuki alam kubur tanpa amalan, maka ia seperti orang yang memasuki lautan tanpa sampan. Ingat, ini baru Alam kubur!!!Maka,sangatlah beruntung bagi mereka yang meletakkan kekhawatiran hatinya terhadap kematian dan mati-matian mempersiapkannya.Sungguh, ini sebenar-benarnya perkara untuk dikhawatirkan.

Komentar
Posting Komentar